MERUYUNGAN

Rumah Resep Berlimpah Rempah

Mengenal Jenis-jenis Kacang Untuk Masakan dan Kue

[kbb-kacang.jpg]Kacang seringkali digunakan baik dalam dunia baking maupun dunia masak (untuk mengentalkan saus atau membuat gurih masakan, misalnya). Selain rasanya yang enak, kacang-kacang mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh kita seperti copper magnesium, folic acid, potasium, dan vitamin E. Kacang-kacangan memang mengandung kadar lemak yang tinggi tetapi kebanyakan lemak yang terkandung adalah monosaturated, yang katanya membantu menurunkan tingkat kolesterol. Betul atau tidaknya, kalau mengkonsumsi kacang-kacangan dengan moderasi saya rasa tidak akan membahayakan, kecuali jika yang mengkonsumsi menderita alergi.

Almonds merupakan jenis kacang yang berasal satu keluarga dengan cherry, apricot, dan peach. Kacang ini sering digunakan dalam dunia baking karena ketersediaannya yang mendunia juga karena rasanya yang juga gurih. Almond meal (bubuk almond) merupakan hasil ayakan dari kacang almond yang sudah dikupas dan yang ditumbuk atau diproses dengan food processor. Vienna Almond merupakan kacang almond panggang yang sudah dibalut dengan toffee atau caramel. Almond essence adalah esens yang dibuat dari ekstrak almond.

Brazil nuts dipanen dari Amazon Basin yang merupakan sumber selenium yang bagus untuk tubuh. Kacang ini kadang-kadang dipakai sebagai tambahan campuran dalam rich fruit cake.

Cashew nuts (kacang mete/mede) memiliki bentuk seperti koma yang tumbuh di ujung daging buah yang wangi dan sangat juicy. Kacang ini ternyata berasal dari Brazil. Kacang ini juga sering dipakai sebagai bahan pengganti kacang almond.

Hazelnut (kacang hazel) mengandung rasa yang gurih sekaligus wangi. Kacang ini termasuk kacang yang tahan lama meskipun sudah dikeluarkan dari cangkangnya, tetapi jika sudah basi rasa hazelnut akan berubah menjadi pahit. Hazelnut juga sering dijumpai di toko-toko gourmet sebagai salad oil. Hazelnut meal juga melampaui proses seperti almond meal. Hazelnut sering digunakan bersamaan dengan coklat baik untuk praline, cake/torte, kue kering, maupun jenis dessert lainnya.

Macadamia berasal dari Queensland, Australia mempunyai cangkang yang sangat keras tapi kacangnya sendiri mempunyai rasa yang creamy meskipun tidak terlalu tajam. Dalam dunia masak, macadamia dapat ditukar dengan candlenuts (kemiri), begitu juga sebaliknya.

Kacang tanah sebetulnya berada dalam barisan legume tapi setidaknya merupakan jenis legume yang paling sering digunakan dalam dunia baking. Rasanya gurih dan menurut riset kacang tanah banyak mengandung antioksidan.

Pecans merupakan jenis kacang yang usianya tidak begitu panjang. Pakailah pecans yang segar untuk baking sehingga masih mempunyai tekstur yang renyah juga masih mengandung minyak (dapat dirasakan jika digigit).

Pistachio berasal dari negara Timur Tengah dan Asia. Karena usia pistachio tidak lama sebaiknya pilihlah pistachio yang warna kacangnya hijau terang. Kalau sudah terlalu tua atau lama di toko, warnanya akan pudar, dan kacang akan berubah layu.

Walnuts merupakan kacang yang populer dan favorit di berbagai belahan dunia dikarenakan rasanya yang kaya, renyah dan gurih. Jika dijadikan campuran dalam cake, kerenyahan walnuts akan tetap bertahan dibandingkan dengan kacang mede atau pecan.

Memilih dan Menyimpan Kacang

Kacang biasanya akan cepat layu sesaat setelah jatuh dari pohon dan minyak oksida-nya akan berubah menjadi tengik atau pahit. Sebisanya hindari membeli kacang yang sudah ‘basi’. Berikut rambu-rambu yang perlu diperhatikan saat berbelanja kacang:

•  Kacang jika dibeli dalam cangkangnya akan lebih lambat proses penuaannya. Inilah cara yang paling bagus untuk membeli kacang.

•  Jika tidak tersedia, belilah kacang yang masih berkulit.

•   Jika membeli kacang yang masih berkulit, belilah dalam porsi kecil.

•  Tingkat kerenyahan kacang berbeda-beda—contohnya, almond lebih tahan lama, pecans tidak tahan lama, dan macadamia yang sudah tidak bercangkang lagi akan tahan 2-3 minggu, kecuali jika dikemas dalam plastik kedap udara.

•  Karena sulit menentukan berapa usia kacang, biasakan melihat label kadaluarsa di paket sebagai pedoman, dan jika bisa belilah kacang dari petani atau pemasoknya, specialty shop atau toko-toko yang tingkat jual-belinya tinggi (sehingga besar kemungkinan pergantian stok barang dengan barang yang baru cepat lalu lintasnya dan terjamin kualitasnya).

•  Hindari membeli kacang di lemari-lemari atau wadah-wadah yang tidak tertutup karena udara akan mempercepat layunya kacang.

•  Jika bisa, belilah kacang-kacang dalam cangkangnya (walnuts, pecans, macadamias, misalnya) yang kemudian disimpan di gudang dengan ventilasi yang cukup (dan tidak lembab) untuk persediaan di musim berikutnya. Walnuts biasanya matang saat Musim Gugur.

•  Jika membeli kacang dengan cangkangnya, perhatikan keutuhan cangkang. Jika cangkang sudah retak atau pecah, sudah pasti akan mempercepat layunya kacang. Belilah kacang dengan cangkang yang masih halus dan utuh.

•   Jika ingin membeli kacang yang sudah dikelupas, belilah dalam porsi kecil dan disimpan dalam wadah kedap udara, simpan di tempat yang sejuk dan kering. Jaga kelembaban udar karena udara yang lembab akan mempercepat pembusukan dan menimbulkan jamur.

Sumber: Majalah Cuisine.

http://foodngarden.multiply.com/journal/item/295/Jenis_Kacang-kacangan

 

 

About these ads

No comments yet»

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: